Namamu Isma


Myname Isma

Sang terkasih

Hey Isma... 

Aku memimpikanmu seorang

Dan itu rasanya kau berada dekat entah ada mana,kini aku menggila' beri tanda kehadiranmu secepatnya aku akan mencarimu..

Dengan apa pun yang kulakukan, dan dengan segala yang pernah kita lakukan


Isma...

Aku menyia-nyiakan hidupku terus bermimpi

Berpura-pura kau masih berada di dekatku

Di mimpi hari kemarin saat ini esok slama lamanya. .


Isma...

Sepanjang tahun-tahun itu aku mencarimu

Tapi kau tidak pernah datang ke akhir mimpi

Isma... kau mengalir di dalam benakku

Seperti yang tidak pernah mati, seperti arus yang tidak pernah akan berhenti...


Isma....

Aku memimpikanmu seorang

Dan itu rasanya kau berada dekat entah ada mana

Dengan apa pun yang kulakukan, dengan segala yang pernah kita lakukan


Isma....

Aku menyia-nyiakan hidupku terus bermimpi

Berpura-pura kau masih berada di dekatku

Di mimpi hari kemarin


Isma....

Aku mengingat kembali hari-hari yang aku habiskan bersamamu

Kata-kata dan hal-hal kecil yang biasa kita katakan dan lakukan

Isma... aku tidak bisa melepaskanmu dari pikiranku

Dan aku bertanya, bertanya-tanya mengapa aku masih cinta


Isma....

Aku memimpikanmu seorang

Dan itu rasanya kau berada dekat entah ada dimana

Dengan apa pun yang kulakukan, dengan segala yang kulakukan


Isma.....

Aku menyia-nyiakan hidupku terus bermimpi

Terus menanti hingga kau terkenang dihati saja


"Ketika aku ditanya, “apakah kau mencintai Isma?”, Aku menjawab, “tidak! Sebab cinta hanyalah perantara untuk bertemu. Perantara itu kini telah putus. Kini Isma adalah aku, dan aku adalah Isma





Moorie Arbertus Sep 2022



Isma


Kau sebaiknya tahu

Bandung 26desember2023

Teruntuk isma :

Setelah kau memutuskan untuk meninggalkan
Sebenarnya aku tidak sebegitu terlukanya.
Sudah berjauh-jauh hari aku mempersiapkan kepergianmu, karena sedari aku merasa ada yang berubah dengan sikapmu aku berfikir untuk lebih dulu meninggalkan, Tapi aku belum cukup mempunyai keberanian untuk membuatmu patah dan mengucap kata pisah...
Aku tau, aku dan kau tidak pernah mengharapkan ini sebelumnya. Tapi perpisahan ini mungkin jalan satu-satunya untuk bahagia masing-masing.
Aku tau, sebenarnya Kau juga tak ingin membuatku terluka, dilain sisi kau juga bingung dengan yang sedang kau hadapi sekarang.
Kau memilih melepasku untuk kebahagiannmu Sementara aku sendiri tertusuk dengan beban dan kehancuran..,
Dan aku memahami lukaku, namun aku juga tak tau harus berbuat apa karena kau lebih memilih bungkam daripada meminta aku tuk tersenyum dan bangkit.
Aku tak benar-benar marah padamu, aku hanya terluka pada diriku sendiri. Karena tak bisa menjadi penopang saat kau jatuh, tak bisa mengulurkan tangan saat kau butuh, tak bisa menyeka air mata yang kau jatuhkan secara diam diam diam-diam.
Dalam sendiri kau lelah aku hanya melihatmu dibalik kabut dan hujan
Dalam patuh kau perlahan runtuh dan berbalik arah
Dalam rapalan do'a air matamu perlahan luruh
Dalam butiran tasbih kau panjatkan cinta untuk lainya
Dalam sujud kau berserah pada sang pencipta dan menyingkirkan aku
Aku tau puan, Kekurangan memaksaku sadar diri dan perlahan melepaskanmu
Seandainya waktu bisa kuulang, aku tak ingin hadir dalam hidupmu, aku tak ingin menjadi beban dalam juangmu, aku tak ingin menjadi perantara dosa dalam istiqomahmu, aku tak ingin menjadi setan dalam kehusu'an ibadahmu.
Namun yang terjadi semua diluar kendaliku.
Kini yang tersisa hanya sesal yang harus kita perbaiki, Mungkin waktu tak dapat diputar kembali tapi waktu bisa memperbaiki yang belum terjadi. Dan untuk masalalu adalah pelajaran yang harus kita ambil untuk berjalan menuju masa depan.
Dan jika takdirnya akan tetap mempertemukan, semoga jalannya adalah yang diridhoinya.
Entah kau adalah sebagai pelajaran hidup atau teman hidup, intinya aku berterima kasih pada semesta karena sudah mengizinkanku mengenalmu.




_________

Komentar

Postingan populer dari blog ini

anak bungsu yang kehilangan arah